Deretan Stadion Terbesar di Seluruh Dunia

 

Sepak bola sangatlah identik sebagai sebuah olahraga yang paling diminati, bukan hanya oleh kaum laki-lakinya saja melainkan kaum perempuan di zaman sekarang juga tak sungkan jika harus menyaksikan pertandingan langsung sepak bola. Bahkan banyak orang yang rela berbondong-bondong untuk mengusung anggota keluarga mereka hingga ke luar negeri hanya untuk melihat pertandingan club idolanya bertanding. Bukan hanya harga transportasi saja yang mahal, bahkan bisa dikatakan harga tiket masuk ke stadion untuk menyaksikan pertandingan liga besar saja sudah mengharuskan kita untuk merogoh kocek lebih dalam lagi.

Pada sebuah pertandingan sepak bola biasanya akan diselenggarakan di sebuah tempat bernama stadion. Dimana stadion ini terdapat lapangan utama untuk pemain bertanding dan pada bagian pinggir, akan dikelilingi oleh kursi untuk para penontonnya. Di samping untuk acara olahraga, biasanya stadion juga bisa digunakan sebagai tempat untuk acara lain, seperti : konser musik, resepsi pernikahan, tur stadion, dan penyelenggaraan festival. Adanya pemakaian acara lain di dalam stadion tersebut tentu juga sangat bagus, sebab bisa meningkatkan pemasukan lainnya, sehingga nantinya selain bisa menciptakan lapangan kerja bagi warga di sekitar stadion, tetapi juga bisa meningkatkan pemeliharaan untuk stadion tersebut. Tetapi, sebagai tempat utama terselenggaranya pertandingan sepak bola, maka sebuah stadion diharuskan untuk bisa menampung jumlah penonton sebanyak mungkin.

Stadion Bramall Lane yang berada di South Yorkshire, Sheffield, Inggris merupakan salah satu stadion tertua yang pernah dibangun di dunia. Pembangunan dari stadion ini sendiri sekitar tahun 1855 yang pada awalnya hanyalah lapangan yang digunakan untuk pertandingan kriket. Secara daya tampung, lapangan ini memiliki kapasitas hingga 33.000 penonton untuk sekali pertandingan. Pendiri dari Stadion Bramall Lane ini adalah Michael J. Ellison yang merupakan juara kriket asal Sheffield. Hal ini kemudian menjadi pemikiran baru untuk Michael, bahwa untuk pertandingan kriket lebih baik memiliki tempat olahraganya sendiri. Dan disamping itu, menurut opini Michael ia membutuhkan tempat untuk bermain kriket yang bebas dari polusi, karena pada saat itu keadaan polusi udara di wilayah Sheffield termasuk kurang baik bagi kesehatan. 

Pertandingan sepak bola pertama yang digelar di Stadion Bramall Lane ini adalah Sheffield FC melawan Hallam FC yang diselenggarakan pada 29 Desember 1862. Dan pertandingan pertama tersebut sengaja digelar sebagai salah satu cara untuk beramal. Semua penghasilan yang mereka dapatkan diberikan kepada salah satu badan amal yang ada di kota tersebut. Semenjak itu, yakni tepatnya pada tahun 1867, Bramall Lane menjadi tempat diselenggarakannya final turnamen sepak bola yang pertama di dunia, yaitu Youdan Cup. Dan pada tahun 1878, lampu sorot mulai digunakan dalam lapangan pertandingan di stadion itu, sehingga Bramall Lane disebut sebagai tuan rumah pertama dalam laga pertandingan sepak bola yang mulai menggunakan lampu sorot. Setelah digelar Youdan Cup, rupanya pada tahun 1883, pertandingan antara Inggris dengan Skotlandia juga digelar di sana. Dan di tahun ini juga Stadion Bramall Lane mulai menggunakan gawang permanen pada laga sepak bola, ini merupakan sejarah pertama di dalam dunia sepak bola. Pada tahun 1889, kemudian terbentuk Sheffield United FC atau “The Blades”, yang hingga kini masih bermarkas di Stadion Bramall Lane. Meskipun mungkin awalnya ditujukan sebagai tempat untuk olahraga kriket tetapi faktanya di stadion inilah pertandingan sepak bola yang pertama digelar. Sejarah panjang dari dunia sepak bola ini berawal dari Stadion Bramall Lane tersebut. Di atas kita sudah membahas lebih lanjut tentang dunia sepak bola, stadion pertama di dunia dan juga sejarah panjangnya. Sekarang sudah tiba saatnya untuk kita melihat apa saja stadion terbesar lainnya yang ada di seluruh dunia ? Dan seperti apa bentuknya ? Yuk kita kepoin sama-sama !

 

  • Rungrado May Day Stadium

Dijuluki sebagai stadion terbesar pada tahun 2018, ternyata di dalam stadion Rungrado May Day ini memiliki kapasitas penonton hingga 114.000 orang. Awal mula pembangunan dari stadion ini adalah pada 1 Mei 1989 di Pyongyang, Korea Utara. Secara keseluruhan, stadion Rungrado memiliki luas 2,7 hektar. Pemberian nama Rungrado May Day ini rupanya merujuk ke beberapa hal, yakni tanggal 1 Mei dimana stadion ini diresmikan juga merupakan hari buruh internasional (May Day). Sedangkan untuk nama “Rungrado” sendiri, merupakan nama pulau dimana stadion ini didirikan, yakni Rungra di Korea Utara. Sedangkan “do” dapat diartikan sebagai pulau dalam alfabet China. Hebatnya lagi, stadion ini pernah menjadi tempat penyelenggaraan acara “World Festival of Youth and Students” yang ke-13 pada tahun 1989. Di samping itu, setiap tahunnya di Rungrado ini akan digunakan untuk penyelenggaraan gimnastik massal, yakni “Arirang Festival”.

 

  • Camp Nou

Stadion yang satu ini terletak di kota Barcelona, Spanyol. Camp Nou ini merupakan markas besar bagi tim Barcelona FC sejak tahun 1957, dengan jumlah kapasitas 99.354 kursi penonton maka dapat dikatakan bahwa sejauh ini stadion Camp Nou merupakan stadion terbesar kedua di dunia, tepatnya setelah Stadion Rungrado May Day. Stadion Camp Nou mulai dibangun pada tahun 1954-1957 dan sudah mengalami beberapa kali renovasi, yang paling baru adalah renovasi yang dilakukan pada tahun 2018. Sebagai salah satu stadion terbesar, di sana pernah dilangsungkan laga sepak bola kelas dunia dan domestik, misalnya saja seperti : FIFA World Cup di tahun 1982, Olimpiade Musim Panas 1992, dan Final Liga Champions pada tahun 1999.

 

  • Lusail Iconic Stadium

Qatar yang tahun ini akan menjadi tuan rumah bagi terselenggaranya kegiatan FIFA World Cup 2022 pada bulan November hingga Desember nanti, ternyata memiliki stadion yang cukup megah dan besar. Yakni Lusail Iconic Stadium yang memiliki kapasitas hingga 86.250 penonton ini sudah dibangun pada 11 April 2017. Secara resmi, stadion yang satu ini akan menjadi tempat pembukaan dan laga final di FIFA World Cup 2022, maka tidak heran jika Lusail Iconic ini menjadi stadion utama yang ada di negara Qatar. Stadion ini terletak di bagian utara kota Doha, Qatar dan dirancang khusus oleh Foster+ Partners dan MANICA Architecture. Hebatnya lagi, fasilitas yang tersedia di dalam Lusail Iconic ini sangat beragam, mulai dari restoran, klinik, tempat perbelanjaan, dan masih banyak lagi.

 

  • Luzhniki Stadium

Pada tahun 2018, Rusia merupakan tuan rumah bagi penyelenggaraan FIFA World Cup 2018 sebelum negara Qatar. Stadion terbesar yang ada di Rusia adalah Luzhniki Stadium, yang memiliki kapasitas hingga 80.000 penonton ini rupanya sudah dibangun pada tahun 1955. Pertandingan terkenal beberapa kali juga pernah digelar di sini, salah satunya yakni Liga Champions di tahun 2008, yang dimana merupakan laga final Manchester United melawan Chelsea. Dan selanjutnya, yakni di tahun 2018, sebagai tuan rumah Piala Dunia, di Stadion Luzhniki ini telah digelar 7 pertandingan. Karena dijadikan sebagai stadion utama, maka upacara pembukaan dan laga final dari FIFA World Cup 2018 juga dilakukan di dalam stadion Luzhniki ini.